Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

sempurnanya

Direngkuh dengan sebegitu hebatnya, hingga dunia terasa lebih ringan. Kasih ini tidak menekan, tidak membuatku resah, hanya tawa yang tiba-tiba mekar, dan senyum yang tiba-tiba singgah. Aku bahagia, seolah hari-hariku adalah musim semi, seolah setiap katanya adalah cahaya pagi. Namun, dari sempurnanya rasa yang kuterima, ada satu ruang yang tetep kosong. Tetap hampa tak terisi oleh rasa. Segalanya ini indah, tapi bukan milikku. Aku hanya senyum yang singgah, bukan hati yang benar-benar terikat. Aku...., hanya penonton yang tersenyum, bukan pemeran yang jatuh hati.

Bayangan yang Bertahan

Masih disini, disisimu. Namun sedikit berbeda. Aku masih seperti bulan di langitmu,  tetap menggantung, meski malammu tak lagi menatap. Aku masih seperti bayangan di senja,  menyertai langkahmu. Matahari perlahan beranjak ke barat, cahaya-nya tak lagi menoleh ke arahku. Aku masih bunga yang tetap mekar diam-diam, meski cahaya tak lagi singgah dikelopaknya. karena nyatanya, aku tak pernah benar-benar siap. Seperti bayangan yang tetap mengikuti, meski langkahmu tak lagi menoleh, aku bertanya: masihkah bayangan punya arti, atau hanya sekedar jejak yang terlupakan?