Bayangan yang Bertahan
Masih disini, disisimu.
Namun sedikit berbeda.
Aku masih seperti bulan di langitmu,
tetap menggantung, meski malammu tak lagi menatap.
Aku masih seperti bayangan di senja,
menyertai langkahmu.
Matahari perlahan beranjak ke barat, cahaya-nya tak lagi menoleh ke arahku.
Aku masih bunga yang tetap mekar diam-diam, meski cahaya tak lagi singgah dikelopaknya.
karena nyatanya, aku tak pernah benar-benar siap.
Seperti bayangan yang tetap mengikuti, meski langkahmu tak lagi menoleh,
aku bertanya: masihkah bayangan punya arti, atau hanya sekedar jejak yang terlupakan?
Komentar
Posting Komentar